Bagi Anda para mahasiswa yang hidup ngekost di luar kota, tentu saja keberadaan motor akan sangat membantu Anda dalam menjalani perkuliahan. Motor tersebut sangat berguna sebagai alat transportasi menuju kampus, dan sebaliknya kembali ke kost.

Selain itu juga akan mebantu mobilitas Anda ke suatu tempat, misalnya ketika harus menemui dosen di rumah, mengerjakan tugas bersama teman kuliah, ataupun untuk kepentingan lainnya yang membutuhkan kehadiran motor.

Untuk itu, bagi Anda yang belum diberikan kemampaun membeli motor baru, maka membeli motor bekas merupakan sebuah langkah sekaligus solusi yang baik.

Tips Membeli Motor Bekas untuk Mahasiswa Kost

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda perhatikan ketika hendak membeli motor bekas, khususnya bagi Anda yang hidup ngekos agar semakin hemat.

1. Pilih Jenis Motor Sesuai Kebutuhan

Di pasaran banyak sekali tipe dan jenis motor yang beredar. Mulai dari bebek, matik, sport, skuter dan masih banyak lagi. Ketika Anda ingin membeli motor bekas, pastikan Anda memilihnya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sebagai mahasiswa yang tidak membutuhkan spesifikasi motor yang wah, maka motor jenis matik dan bebek merupakan pilihan yang bijak dan ideal. Selain praktis dan mudah dikendarai, motor jenis tersebut juga dikenal hemat dalam konsumsi bahan bakar.

Yang terpenting adalah kendaraan tersebut bisa menunjang aktivitas pendidikan Anda selama kuliah, sebagaia sarana transportasi utama dari kost ke kampus dan sebaliknya.

2. Jangan Melebihi Budget

Mahasiswa ngekos tentu saja pengeluarannya sangat banyak, terutama untuk biaya membayar sewa kamar kost. Agar beban Anda dan orang tua Anda tidak semakin berat, maka belilah motor sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Hindari memaksakan kemampuan keuangan hanya untuk membeli motor impian, namun berpotensi membuat Anda atau orang tua Anda terjerat dalam hutang yang sejatinya hal ini tidak perlu terjadi.

3. Cek Kelengkapan Dokumen & Surat

Setelah Anda menemukan motor bekas yang cocok baik dari jenis maupun harganya, jangan lupa untuk mengecek kualitasnya. Baik itu kualitas luar maupun dalam, onderdil, fungsi-fungsi bagiannya, ban, rem, lampu dan lainnya.

Jangan lupa teliti juga dengan seksama kelengkapan surat-surat dan dokumen resmi dari motor bekas tersebut. Langkah ini untuk menghindari masalah hukum dan hal-hal yang tidak Anda inginkan di kemudian hari.

4. Bayar Tunai Keras

Usahakan untuk membeli motor bekas tersebut secara tunai atau cash. Pasalnya, dengan membayarnya secara tunai biasanya Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah dan pas.

Berbeda dengan mengangsur atau mencicilnya secara kredit. Hal ini akan membuat motor Anda harga menjadi lebih mahal jika dihitung secara total uang yang harus Anda bayarkan.